Tehnik SEO Dalam Penempatan Keywords

Keywords

Akan sangat merugi apabila kita sudah melakukan banyak sekali penyebaran link, membangun backlink, mengirimkan blog kita ke sitemap google, dan banyak teknik SEO lain nya, namun ternyata kita salah melakukan penempatan keywords.

Search engine memiliki aturan khusus dalam melihat posisi keywords sebagai keywords yang kuat dan yang lemah. Dan jika Anda salah menempatkan keywords dalam artikel Anda, search engine akan bingung dalam menentukan keywords mana yang tepat untuk artikel yang Anda tulis.

Hal pertama yang harus kita mengerti –namun biasanya sering sekali dilalaikan orang- dalam penempatan Keywords adalah inti dari keywords itu sendiri. Teknik SEO sebagus apapun akan menjadi tidak efektif bila keywords yang ditempatkan salah. Meskipun dalam artikel ini topik utamanya adalah penempatan keywords, namun kali ini akan sedikit dibahas terlebih dahulu tentang keywords yang tepat yang harus digunakan. Karena penempatan keywords akan sangat tidak efektif apabila kita salah dalam menargetkan keywords itu sendiri. Jadi misalkan kita membuat artikel tentang “Cara Membuat Kue Tar”, kita tentu nya harus menargetkan kata kunci nya seperti ini: Cara Membuat Kue Tar, Pembuatan Kue Tar, Komposisi Kue Tar, dan lain- lain. Dan bukan nya: Kue Tar lezat, kue tar murah, toko penjual kue tar di Jakarta, dll.

Setelah Anda tahu keywords atau kata kunci yang harus digunakan, saat nya untuk melakukan penempatan keywords itu sendiri. Search Engine atau mesin pencari (khusus nya Google) memiliki teknik khusus dalam merayapi (crawl) sebuah konten. Dalam sebuah artikel, ada bagian- bagian utama yang dilihat oleh mesin pencari sebagai lokasi konten keywords yang terpenting. Bagian- bagian terpenting tersebut akan dijelaskan dibawah ini:

No. 1: Bagian URL

Mesin pencari pertama kali akan merayapi bagian URL sebagai lokasi keywords yang utama. Contoh yang paling tepat adalah apabila artikel Anda berjudul “Cara Membuat Kue Tar”, dan URL situs Anda misalkan http://domain(dot)com/cara-pembuatan-kue-tar.html. Maka Anda telah berhasil menempatkan keywords di posisi paling tepat. Tapi, bila artikel Anda berjudul “Cara Membuat Kue Tar”, namun URL artikel Anda tersebut malahan http://domainanda.com/kue-tar-lezat.html, maka ini akan menjadi sebuah kesalahan yang fatal.

No. 2: Bagian Judul.

Sudah pasti bagian judul akan dilihat sebagai lokasi keywords kedua setelah URL oleh mesin pencari. Dan seperti yang dijelaskan pada paragraf pertama dan kedua, jika konten artikel Anda bertajuk “Cara Pembuatan Kue Tar”, jangan memberi judul konten artikel Anda dengan “Kue Tar lezat”, atau “Toko penjual kue tar”.

No. 3: Bagian Header artikel.

Bagian header adalah bagian pertama dari sebuah artikel. Jangkauan tempat bagian header ini adalah 30% dari konten artikel yang Anda tulis. Jika artikel Anda berisi 400 kata, maka 120 kata pertama adalah bagian header nya. Jika artikel Anda berisi 800 kata, maka 240 kata pertama adalah bagian header nya. Tidak perlu bingung dalam menempatkan kata kunci di bagian header ini. Cukup sisipkan 2 atau tiga bagian kata kunci yang ditargetkan di bagian header ini. Jangan menyisipkan lebih dua buah keywords di bagian header ini, karena search engine malah akan menganggap itu bukan keywords.

No. 4: Bagian Footer (paling bawah dari artikel).

Bagian ini adalah 10% dari keseluruhan artikel yang  Anda buat dan berada di posisi paling bawah. Jika artikel Anda berjumlah 400 kata, maka 40 kata dalam artikel Anda yang paling bawah disebut sebagai footer. Tempatkanlah satu (hanya satu saja) keywords di bagian ini. Jangan lebih dari satu. Karena mesin pencari malah akan mengira itu bukan keywords (namun kata biasa).

No.5: Bagian badan artikel.

Bagian badan artikel adalah bagian yang dianggap tidak paling penting dalam search engine ketika merayapi sebuah konten. Namun tetap saja, Anda harus menempatkan keywords yang ditergetkan disini. Bagian badan artikel memakan 60% dari keseluruhan artikel. Sederhana nya, bagian badan artikel berada di bagian bawah header. Sisipkan keywords yang Anda targetkan sebanyak 2 buah disini. Jadi, pada bagian badan artikel ini akan tampak memiliki sedikit keywords, namun begitulah mesin pencari dalam menilai penempatan keywords.

Jika Anda mentargetkan kata kunci Anda dengan format penempatan kata kunci seperti yang dituliskan diatas, yaitu pada bagian Header sebanyak 2 buah, bagian badan artikel sebanyak 2 buah dan bagian footer sebanyak satu buah, maka search engine akan lebih mudah melihat kata kunci yang Anda tekankan. Lain hal nya apabila di bagian header Anda tidak menempatkan kata kunci disana, namun di bagian footer Anda menempatkan banyak kata kunci Anda disana, maka search engine malah akan ragu dalam memutuskan mana kata kunci yang benar dalam artikel yang Anda buat. Teknik SEO tentang penempatan kata kunci ini akan membuat Anda menghasilkan artikel yang benar- benar sesuai keywords yang Anda targetkan.

Suka dengan yang anda baca ?

Jika ya, silakan gabung bersama 31,000 orang lebih yang menerima email mingguan eksklusif tentang bisnis online, tips blogging dan dapatkan software GRATIS seharga $39 !

View all contributions by

I’ve been addicted working online, blogging & developing digital product since 2008! I also LOVE helping others succeed. Cause more money you make, the more money I made too – is that simple!
Follow me on :

Copyright @2015 octarendra.com