Belajar Dari Startup Perusahaan Facebook

Belajar Startup perusahaan Facebook
Pada tahun 1990, terjadilah dimana masa “Bubble.com”, dimana perusahaan- perusahaan raksasa yang bisa kita lihat sekarang ini seperti Google, Microsoft, Aplle, dll, dimulai. Dan ditahun 2000 keatas, muncul lagi sebuah perusahaan berbasis online seperti Facebook, Twitter, dll bermunculan. Kita kali ini akan belajar dari startup perusahaan Facebook. Dimana startup (permulaan pembangunan) atas usaha ini cukup unik. Artikel ini ditulis beradasarkan kisah dalam film The Social Media.

Pendiri Facebook, yaitu Mark Zuckeber dulunya adalah seorang mahasiswa culun yang pernah ditolak pacar nya, dan menjadi frustasi. Sampai- sampai dulu sewaktu dia di wawancarai oleh BBC tentang startup nya yang sangat sukses, dia menjawab nya dengan terbata- bata dan tidak karuan. Namun kini kita lihat, dia memiliki banyak uang. Pastinya setiap wanita akan terpikat dengan nya di waktu dia yang sekarang ini.

Sebelum Facebook, ada sebuah sosial media yang bernama Friendster. Sistem nya hampir sama seperti Facebook. Dan dulu Friendster pun tidak begitu populer. Namun, setelah Facebook muncul di tahun 2004, sosial media seakan-akan menjadi sesuatu yang sangat marak dibicarakan orang. Dan Friendster yang sebagai pendahulu Facebook, kini malah tidak tampak batang hidung nya, dan seakan hilang tak terdengar seperti ditelan kedalaman laut.

Mark Zuckeber muda
Gambar: Mark Zuckeber muda yang culun.

Mark Zuckeber pun bukan satu satunya orang yang mendirikan Facebook. Dia bersama 5 orang teman nya mendirikan Facebook. Namun, hanya dia saja yang mengambil peranan paling banyak dalam pengembangan Facebook. Dan karena pembagian hasil atas pendiri tersebut tidak seimbang (Mark Zuckeber lebih banyak mendapatkan pembagian hasil), maka terjadilah perselisihan antara pendiri Facebook, dan semua pendiri Facebook (kecuali Mark Zuckeber) pun meninggalkan usaha Facebook tersebut. Keluarnya para pendiri itu juga dikarenakan pada masa itu, Facebook tidak pernah dianggap akan bisa sukses dan sedang mengalami beberapa kekacauan internal dalam perusahaan nya.

Sekarang Facebook sangat sukses, dan Mark Zuckeber memiliki kekayaan yang sangat banyak. Dari cerita ini, kita bisa mengambil beberapa pelajaran yang bisa kita gunakan untuk memotivasi kita dalam menjalankan sebuah startup perusahaan online. Hal itu adalah:

Jangan takut apabila kita memulai usaha yang dimana sebelumnya sudah ada usaha serupa. Click To Tweet

Facebook pun memiliki pendahulu, yaitu Friendster. Namun, Facebook kini mampu mengungguli Friendster dan berkembang lebih jauh daripada pendahulunya tersebut. Hal lain nya pun di alami oleh Google. Pendahulu Google adalah Yahoo. Dan lihat sekarang, Google memimpin pasar dari banyak sisi. Mesin Pencarian Google berhasil mengalahkan “Yahoo for Search”, dan Gmail berhasil mengalahkan “Yahoo Mail”.

Banyak hal yang bisa terjadi di masa depan

Mark Zuckeber adalah orang culun yang benar-benar berhasil. Sangat tidak ada yang mengira bahwa dia akan berhasil sukses mendirikan sebuah perusahaan super raksasa seperti Facebook. Jadi, apapun posisi Anda saat ini, masa depan kita tidak akan pernah ada yang tahu. Meskipun saat ini kita sedang bangkrut dan masih dalam kondisi miskin, bisa saja di masa depan, kita berubah menjadi orang yang sangat sukses seperti Mark Zuckeber. Dan teman- teman kita saat ini, yang mungkin terlihat sukses dan kaya, mungkin saja di masa mendatang nasib nya terbalik. Startup perusahaan Facebook bisa memberikan kita sebuah pelajaran berharga, dimana masa depan hidup kita tidak ada yang tahu (kecuali Tuhan YME).

Suka dengan yang anda baca ?

Jika ya, silakan gabung bersama 31,000 orang lebih yang menerima email mingguan eksklusif tentang bisnis online, tips blogging dan dapatkan software GRATIS seharga $39 !

View all contributions by

I've been addicted working online, blogging & developing digital product since 2008! I also LOVE helping others succeed. Cause more money you make, the more money I made too - is that simple! Follow me on :

Leave a Comment

Copyright @2015 octarendra.com